---
title: Langkah-Langkah Mencegah Kebocoran Data Pasien di Era Digital
description: Temukan langkah penting untuk mencegah kebocoran data pasien, mulai dari MFA, enkripsi, hingga peningkatan kesadaran keamanan siber karyawan.
image: https://sibermate.com/hubfs/doctor-writing-about-routine-medical-checkup.jpg
---

<https://sibermate.com/id/hrmi/langkah-langkah-mencegah-kebocoran-data-pasien-di-era-digital#top>

[Skip to Content](https://sibermate.com/id/hrmi/langkah-langkah-mencegah-kebocoran-data-pasien-di-era-digital#body)

[![SiberMate](https://sibermate.com/hs-fs/hubfs/White%20No%20BG@3x-2.png?width=225&height=72&name=White%20No%20BG@3x-2.png "SiberMate")](https://sibermate.com)

Toggle Menu

- Layanan
  
  Toggle children for Layanan
  
    - Empower
      
      Toggle children for Empower
      
          - [SMLearn](https://sibermate.com/id/fitur/smlearn)
          - [SMPhish](https://sibermate.com/id/fitur/smphish)
          - [SMReport](https://sibermate.com/id/fitur/smreport)
          - [SMBreach](https://sibermate.com/id/fitur/smbreach)
          - [SMPolicy](https://sibermate.com/id/fitur/smpolicy)
          - [SMHealth](https://sibermate.com/id/fitur/smhealth)
          - [MCP](https://sibermate.com/id/fitur/mcp)
    - Transform
      
      Toggle children for Transform
      
          - [Culture Program](https://sibermate.com/id/solusi/culture-program)
    - Guide
      
      Toggle children for Guide
      
          - [ISO 27001](https://sibermate.com/id/solusi/iso-27001)
          - [NIST CSF](https://sibermate.com/id/solusi/nist-csf)
          - [CIS Controls](https://sibermate.com/id/solusi/cis-controls)
          - [SOC 2](https://sibermate.com/id/solusi/soc-2)
          - [JAMA/JAPIA](https://sibermate.com/id/solusi/jama-japia)
          - [UU PDP](https://sibermate.com/id/solusi/uu-pdp)
          - [SKKNI Kamsiber](https://sibermate.com/id/solusi/skkni-kamsiber)
    - Defend
      
      Toggle children for Defend
      
          - [AI Agent Defense](https://sibermate.com/id/solusi/ai-agent)
- [Harga](https://sibermate.com/id/harga)
- Resources
  
  Toggle children for Resources
  
    - [Studi Kasus](https://sibermate.com/id/studi-kasus)
    - [HRM Institute](https://sibermate.com/id/hrmi)
    - [White Paper](https://sibermate.com/id/whitepaper)
- Tools Gratis
  
  Toggle children for Tools Gratis
  
    - [Maturity Assessment](https://sibermate.com/id/maturity-assessment)
    - [Cek Exposure](https://xpose.sibermate.com/)
- [Tentang](https://sibermate.com/id/tentang)

- [Coba Gratis](https://sibermate.com/id/trial)

[![SiberMate](https://sibermate.com/hs-fs/hubfs/SiberMate%20Logo/Default@3x.png?width=225&height=72&name=Default@3x.png "SiberMate")](https://sibermate.com)

Toggle Menu

- [Get Started](https://www.example.com) [Get Started](https://www.example.com)

[back to HRMI](https://sibermate.com/id/hrmi)

[Kebocoran Data](https://sibermate.com/id/hrmi/topic/kebocoran-data)

# Langkah-Langkah Mencegah Kebocoran Data Pasien di Era Digital

 Read Time **5 mins** | 08 Jun 2026 | Written by: Nur Rachmi Latifa

<https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=https%3A%2F%2Fsibermate.com%2Fid%2Fhrmi%2Flangkah-langkah-mencegah-kebocoran-data-pasien-di-era-digital> <https://twitter.com/intent/tweet/?text=Langkah-Langkah+Mencegah+Kebocoran+Data+Pasien+di+Era+Digital&url=https%3A%2F%2Fsibermate.com%2Fid%2Fhrmi%2Flangkah-langkah-mencegah-kebocoran-data-pasien-di-era-digital> <https://www.linkedin.com/sharing/share-offsite/?url=https%3A%2F%2Fsibermate.com%2Fid%2Fhrmi%2Flangkah-langkah-mencegah-kebocoran-data-pasien-di-era-digital> [mailto:?subject=Langkah-Langkah%20Mencegah%20Kebocoran%20Data%20Pasien%20di%20Era%20Digital&body=https%3A%2F%2Fsibermate.com%2Fid%2Fhrmi%2Flangkah-langkah-mencegah-kebocoran-data-pasien-di-era-digital](mailto:?subject=Langkah-Langkah%20Mencegah%20Kebocoran%20Data%20Pasien%20di%20Era%20Digital&body=https%3A%2F%2Fsibermate.com%2Fid%2Fhrmi%2Flangkah-langkah-mencegah-kebocoran-data-pasien-di-era-digital)

![Kebocoran Data Pasien](https://sibermate.com/hubfs/doctor-writing-about-routine-medical-checkup.jpg)

Digitalisasi layanan kesehatan telah membawa banyak manfaat, mulai dari penggunaan rekam medis elektronik hingga layanan konsultasi dan diagnosis berbasis teknologi. Namun, di balik kemudahan tersebut, risiko kebocoran data pasien juga semakin meningkat. Berbagai insiden keamanan siber yang menargetkan rumah sakit dan sistem kesehatan menunjukkan bahwa data pasien menjadi aset bernilai tinggi bagi pelaku kejahatan siber. Oleh karena itu, organisasi kesehatan perlu menerapkan langkah-langkah keamanan yang tepat untuk melindungi informasi sensitif pasien sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan digital.  
<https://sibermate.com/blog/mengapa-hrm-penting-dalam-pengelolaan-risiko-siber-di-era-digital>

## **Mengapa Data Pasien Menjadi Target Peretas?**

Banyak orang menganggap data kesehatan hanya berisi informasi medis biasa. Padahal, data pasien umumnya mencakup berbagai informasi sensitif seperti nama lengkap, nomor identitas, tanggal lahir, alamat, nomor telepon, riwayat kesehatan, hasil laboratorium, riwayat pengobatan, informasi asuransi, hingga data pembayaran. Karena berisi kombinasi informasi pribadi dan medis yang lengkap, nilai rekam medis elektronik sering kali lebih tinggi dibandingkan data pribadi biasa di pasar gelap siber.

Informasi tersebut dapat dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan untuk berbagai tujuan, mulai dari pencurian identitas, penipuan finansial, rekayasa sosial (*social engineering*), hingga pemerasan. Di sisi lain, rumah sakit modern kini mengandalkan banyak sistem digital yang saling terhubung, seperti rekam medis elektronik, aplikasi pendaftaran online, telemedicine, dan perangkat medis berbasis jaringan. Semakin banyak sistem yang terkoneksi, semakin besar pula peluang bagi peretas untuk menemukan celah dan melakukan kebocoran data pasien.

Baca juga: [Tantangan dan Solusi Keamanan Siber untuk Rumah Sakit Digital](https://sibermate.com/id/hrmi/tantangan-dan-solusi-keamanan-siber-untuk-rumah-sakit-digital)

## **Risiko Kebocoran Data Pasien di Era Rumah Sakit Digital**

Perkembangan konsep "*smart hospital*" atau rumah sakit pintar membawa berbagai inovasi yang meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Rekam medis elektronik, layanan telemedicine, AI untuk diagnosis penyakit, serta sistem manajemen rumah sakit yang terintegrasi menjadi bagian dari transformasi tersebut.

Namun, digitalisasi juga menciptakan tantangan baru. Ketika seluruh data pasien tersimpan dalam bentuk digital, satu celah keamanan saja dapat membuka akses terhadap ribuan bahkan jutaan data sekaligus. Beberapa risiko yang sering terjadi meliputi:

- Akses tidak sah ke database pasien
- Infeksi ransomware yang mengenkripsi data medis
- Pencurian akun pengguna
- Kebocoran data akibat kesalahan manusia
- Serangan phishing terhadap staf rumah sakit
- Kerentanan pada aplikasi pihak ketiga
- Salah konfigurasi sistem cloud

Karena itu, keamanan siber harus menjadi bagian integral dari strategi transformasi digital sektor kesehatan.

## **Langkah-Langkah Mencegah Kebocoran Data Pasien**

Melindungi data pasien tidak cukup hanya dengan mengandalkan teknologi, tetapi juga membutuhkan kombinasi kebijakan, proses, dan kesadaran seluruh pihak yang terlibat. Berikut beberapa langkah penting yang dapat diterapkan oleh rumah sakit dan organisasi kesehatan untuk mengurangi risiko kebocoran data pasien di era digital.

### **1. Terapkan Kontrol Akses yang Ketat**

Salah satu langkah paling penting untuk mencegah kebocoran data pasien adalah menerapkan prinsip *least privilege*, yaitu memberikan hak akses hanya kepada pihak yang benar-benar membutuhkan informasi tersebut untuk menjalankan tugasnya. Dokter, perawat, staf administrasi, dan tim IT sebaiknya memiliki tingkat akses yang berbeda sesuai tanggung jawab masing-masing. Dengan pembatasan akses yang tepat, organisasi kesehatan dapat mengurangi risiko penyalahgunaan akun maupun akses tidak sah terhadap data pasien.

### **2. Gunakan Multi-Factor Authentication (MFA)**

Password saja tidak lagi cukup untuk melindungi sistem kesehatan modern. Oleh karena itu, organisasi perlu menerapkan Multi-Factor Authentication (MFA) yang mewajibkan pengguna melakukan verifikasi tambahan melalui aplikasi autentikator, token keamanan, atau metode lainnya. Langkah ini dapat membantu mencegah akses tidak sah meskipun kredensial pengguna berhasil dicuri melalui phishing atau kebocoran password.

### **3. Enkripsi Data Pasien**

Enkripsi merupakan lapisan perlindungan penting untuk menjaga kerahasiaan informasi medis. Data pasien sebaiknya dienkripsi baik saat disimpan (*data at rest*) maupun saat ditransmisikan (*data in transit*). Dengan enkripsi yang kuat, data yang berhasil dicuri oleh pihak tidak berwenang akan tetap sulit dibaca tanpa kunci dekripsi yang sah, sehingga risiko penyalahgunaan informasi dapat diminimalkan.

### **4. Tingkatkan Kesadaran Keamanan Siber Karyawan**

Banyak kasus kebocoran data pasien berawal dari kesalahan manusia, seperti mengklik tautan phishing, membuka lampiran berbahaya, menggunakan password yang lemah, atau membagikan kredensial akun kepada pihak lain. Karena itu, rumah sakit dan organisasi kesehatan perlu menjalankan program security awareness secara berkelanjutan agar seluruh karyawan memahami ancaman siber yang ada dan mampu mengambil tindakan yang tepat untuk melindungi data sensitif.

### **5. Lakukan Pemantauan dan Audit Secara Berkala**

Keamanan informasi bukanlah proses yang selesai setelah sistem dipasang. Organisasi kesehatan perlu melakukan pemantauan aktivitas pengguna, audit log akses data, peninjauan hak akses secara berkala, serta analisis aktivitas mencurigakan untuk mendeteksi potensi ancaman lebih awal. Dengan pengawasan yang konsisten, insiden keamanan dapat diidentifikasi dan ditangani sebelum menimbulkan dampak yang lebih besar.

### **6. Perbarui Sistem dan Aplikasi Secara Rutin**

Peretas sering memanfaatkan celah keamanan pada perangkat lunak yang belum diperbarui. Oleh karena itu, rumah sakit harus memiliki proses *patch management* yang terstruktur untuk memastikan sistem operasi, aplikasi rumah sakit, database, server, perangkat jaringan, hingga perangkat medis yang terhubung ke jaringan selalu menggunakan versi terbaru dan telah mendapatkan pembaruan keamanan yang diperlukan.

### **7. Siapkan Strategi Backup dan Pemulihan Data**

Serangan ransomware dapat menyebabkan layanan kesehatan terganggu karena data tidak dapat diakses. Untuk mengurangi risiko tersebut, organisasi perlu melakukan backup data secara rutin, menyimpan salinan cadangan di lokasi yang terpisah, serta menguji proses pemulihan data secara berkala. Strategi backup yang baik akan membantu memastikan operasional tetap berjalan meskipun terjadi insiden keamanan siber.

### **8. Kelola Risiko Vendor dan Pihak Ketiga**

Transformasi digital membuat rumah sakit semakin bergantung pada vendor eksternal, termasuk penyedia layanan cloud, aplikasi kesehatan, dan teknologi medis lainnya. Karena itu, setiap pihak ketiga yang memiliki akses ke data pasien harus melalui proses evaluasi keamanan yang memadai, termasuk peninjauan sertifikasi keamanan, due diligence, klausul perlindungan data dalam kontrak, serta audit berkala untuk memastikan standar keamanan tetap terjaga.

### **9. Terapkan Segmentasi Jaringan**

Segmentasi jaringan membantu membatasi penyebaran serangan apabila salah satu sistem berhasil dikompromikan. Misalnya, jaringan administrasi dapat dipisahkan dari sistem rekam medis elektronik, perangkat medis dipisahkan dari jaringan tamu, dan sistem keuangan ditempatkan pada segmen tersendiri. Dengan pendekatan ini, organisasi dapat mengurangi dampak insiden keamanan sekaligus mempercepat proses mitigasi dan pemulihan.

### **10. Susun Rencana Respons Insiden Siber**

Meskipun berbagai langkah pencegahan telah diterapkan, risiko insiden keamanan tetap ada. Oleh karena itu, rumah sakit perlu memiliki prosedur respons insiden yang jelas dan terdokumentasi, mulai dari identifikasi insiden, isolasi sistem yang terdampak, investigasi forensik, pemulihan layanan, komunikasi kepada pihak terkait, hingga evaluasi pasca insiden. Respons yang cepat dan terkoordinasi dapat membantu meminimalkan dampak kebocoran data pasien serta mempercepat pemulihan operasional organisasi.

## **Masa Depan Keamanan Data Pasien dalam Transformasi Digital**

Para pemimpin sektor kesehatan di berbagai negara terus mendorong pengembangan rumah sakit pintar yang mengandalkan rekam medis elektronik, AI, serta sistem kesehatan yang saling terhubung. Tujuannya adalah meningkatkan kualitas layanan, mempercepat diagnosis, mendukung pengobatan jarak jauh, dan memperluas akses layanan kesehatan hingga ke wilayah terpencil.

Namun, semakin terhubungnya sistem kesehatan juga berarti meningkatnya kebutuhan akan perlindungan keamanan informasi. Transformasi digital tidak hanya harus fokus pada inovasi layanan, tetapi juga pada keamanan dan privasi data yang menjadi fondasi kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan.

Baca juga: [Mengapa Rumah Sakit Rentan Terhadap Kebocoran Data Pasien](https://sibermate.com/id/hrmi/mengapa-rumah-sakit-rentan-terhadap-kebocoran-data-pasien)

## **Kesimpulan**

Kasus serangan siber yang menargetkan sektor kesehatan menunjukkan bahwa ancaman terhadap data pasien semakin kompleks seiring meningkatnya adopsi teknologi digital. Untuk mencegah kebocoran data pasien, organisasi kesehatan perlu menerapkan pendekatan yang menyeluruh, mulai dari penguatan kontrol teknis, pengelolaan proses yang baik, hingga peningkatan kesadaran keamanan siber seluruh karyawan.

Melalui solusi Human Risk Management dari SiberMate, rumah sakit dan organisasi kesehatan dapat membangun budaya keamanan yang lebih kuat melalui program security awareness, simulasi phishing, manajemen kebijakan, serta pengukuran risiko manusia secara berkelanjutan, sehingga transformasi digital dapat berjalan dengan aman tanpa mengorbankan privasi dan keamanan data pasien.

### Baca juga

- [Strategi untuk Mencegah Kebocoran Data di Lingkungan Kerja](https://sibermate.com/id/hrmi/strategi-untuk-mencegah-kebocoran-data-di-lingkungan-kerja)

## Satu Solusi Kelola Keamanan Siber Karyawan Secara Simple & Otomatis

[Coba Gratis](https://sibermate.com/id/trial)

![](https://sibermate.com/hubfs/Nur%20Rachmi%20Latifa-1.png)

[mailto:v-rachmi@sibermate.com](mailto:v-rachmi@sibermate.com) <https://www.linkedin.com/in/nurrachmilatifa/> <https://sibermate.com>

##### Nur Rachmi Latifa

Nur Rachmi Latifa, Digital Marketing di SiberMate, menulis seputar keamanan siber, privasi data, dan manajemen risiko siber manusia. Fokusnya menerjemahkan topik teknis—dari UU PDP sampai simulasi phishing—jadi panduan praktis yang bisa langsung dipakai tim non-teknis.

Bagikan

<https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=https%3A%2F%2Fsibermate.com%2Fid%2Fhrmi%2Flangkah-langkah-mencegah-kebocoran-data-pasien-di-era-digital> <https://twitter.com/intent/tweet/?text=Langkah-Langkah+Mencegah+Kebocoran+Data+Pasien+di+Era+Digital&url=https%3A%2F%2Fsibermate.com%2Fid%2Fhrmi%2Flangkah-langkah-mencegah-kebocoran-data-pasien-di-era-digital> <https://www.linkedin.com/sharing/share-offsite/?url=https%3A%2F%2Fsibermate.com%2Fid%2Fhrmi%2Flangkah-langkah-mencegah-kebocoran-data-pasien-di-era-digital> [mailto:?subject=Langkah-Langkah%20Mencegah%20Kebocoran%20Data%20Pasien%20di%20Era%20Digital&body=https%3A%2F%2Fsibermate.com%2Fid%2Fhrmi%2Flangkah-langkah-mencegah-kebocoran-data-pasien-di-era-digital](mailto:?subject=Langkah-Langkah%20Mencegah%20Kebocoran%20Data%20Pasien%20di%20Era%20Digital&body=https%3A%2F%2Fsibermate.com%2Fid%2Fhrmi%2Flangkah-langkah-mencegah-kebocoran-data-pasien-di-era-digital)

## Artikel Lainnya

![](https://sibermate.com/hs-fs/hubfs/blog-hero/telepon-spam-hero.webp?width=700&name=telepon-spam-hero.webp)

 Des 26, 2024 | Ancaman Siber

### [Telepon Spam yang Mengganggu? Penyebab dan Cara Efektif Menghindarinya](https://sibermate.com/id/hrmi/telepon-spam-yang-mengganggu-penyebab-dan-cara-efektif-menghindarinya)

![](https://sibermate.com/hs-fs/hubfs/WhatsApp%20Image%202024-11-21%20at%209.46.14%20AM%20%281%29.jpeg?width=700&name=WhatsApp%20Image%202024-11-21%20at%209.46.14%20AM%20%281%29.jpeg)

 Nov 27, 2024 | Cyber Threats

### [Apa Itu SQL Injection? Teknik Serangan dan Langkah-Langkah Pencegahan](https://sibermate.com/id/hrmi/apa-itu-sql-injection-teknik-serangan-dan-langkah-langkah-pencegahan)

![](https://sibermate.com/hs-fs/hubfs/WhatsApp%20Image%202024-12-13%20at%209.55.42%20AM%20%286%29.jpeg?width=700&name=WhatsApp%20Image%202024-12-13%20at%209.55.42%20AM%20%286%29.jpeg)

 Des 22, 2024 | Dark Web

### [Mencegah Penjualan Data di Dark Web: Langkah Perlindungan Efektif](https://sibermate.com/id/hrmi/mencegah-penjualan-data-di-dark-web-langkah-perlindungan-efektif)

[![SiberMate](https://sibermate.com/hs-fs/hubfs/White%20No%20BG@3x-2.png?width=225&height=72&name=White%20No%20BG@3x-2.png "SiberMate")](https://sibermate.com)

A member of[![MSBU Group](https://sibermate.com/hs-fs/hubfs/W_Primary%20with%20no%20Slogan_No%20Bg_White2x.png?width=80&height=28&name=W_Primary%20with%20no%20Slogan_No%20Bg_White2x.png)](https://msbu.co.id)<https://msbu.co.id/id>

SiberMate meredefinisi Human Risk Management dengan solusi masa depan — the AI Personal Trainer for Security Awareness.

Jakarta:  
Graha Pena Lantai 7, Unit 706  
Jl. Raya Kby. Lama No.12,  
Jakarta Selatan 12210, Indonesia

###### Fitur

- [Gap Analysis & Courses](https://sibermate.com/id/fitur/smlearn)
- [Auto-Phish](https://sibermate.com/id/fitur/smphish)
- [Analytics & Reporting](https://sibermate.com/id/fitur/smreport)
- [Breach Monitoring](https://sibermate.com/id/fitur/smbreach)
- [Policy Management](https://sibermate.com/id/fitur/smpolicy)
- [Risk Intelligence](https://sibermate.com/id/fitur/smhealth)
- [Connect MCP](https://sibermate.com/id/fitur/mcp)

###### Solusi

- [AI Agent Defense](https://sibermate.com/id/solusi/ai-agent)
- [Culture Program](https://sibermate.com/id/solusi/culture-program)
- [ISO 27001](https://sibermate.com/id/solusi/iso-27001)
- [NIST CSF](https://sibermate.com/id/solusi/nist-csf)
- [CIS Controls](https://sibermate.com/id/solusi/cis-controls)
- [SOC 2](https://sibermate.com/id/solusi/soc-2)
- [JAMA/JAPIA](https://sibermate.com/id/solusi/jama-japia)
- [UU PDP](https://sibermate.com/id/solusi/uu-pdp)
- [SKKNI Kamsiber](https://sibermate.com/id/solusi/skkni-kamsiber)

###### Resources

- [Studi Kasus](https://sibermate.com/id/studi-kasus)
- [HRM Institute](https://sibermate.com/id/hrmi)
- [White Paper](https://sibermate.com/id/whitepaper)

###### Support

- [Pusat Bantuan](https://support.sibermate.com/)
- [Developer Docs](https://docs.sibermate.com/)
- [Hubungi Bantuan](https://api.whatsapp.com/send/?phone=6281928000058&text=Halo%20Mira!%20Saya%20klien%20SiberMate%20dan%20saya%20butuh%20bantuan&type=phone_number&app_absent=0)

###### Tools Gratis

- [Maturity Assessment](https://sibermate.com/id/maturity-assessment)
- [Cek Exposure](https://xpose.sibermate.com/)

###### Perusahaan

- [Tentang](https://sibermate.com/id/tentang)
- [Privacy Notice](https://sibermate.com/id/privacy-notice)

![indonesia](https://sibermate.com/hs-fs/hubfs/indonesia.png?width=22&height=22&name=indonesia.png) Indonesia

© 2026 SiberMate. All rights reserved.

<https://www.linkedin.com/company/sibermate/mycompany/> <https://www.instagram.com/sibermatecom/> <https://www.youtube.com/@sibermatecom>

![WhatsApp Icon](https://sibermate.com/hubfs/Mira%20Sibera/whatsapp-brands.svg) Mira

```json
{
  "@context" : "https://schema.org",
  "@type" : "BlogPosting",
  "author" : {
    "@type" : "Person",
    "name" : "Nur Rachmi Latifa",
    "url" : "https://sibermate.com/id/hrmi/author/nur-rachmi-latifa"
  },
  "dateModified" : "2026-06-08T01:00:00.172Z",
  "datePublished" : "2026-06-08T01:00:00.000Z",
  "headline" : "Langkah-Langkah Mencegah Kebocoran Data Pasien di Era Digital",
  "image" : [ "https://sibermate.com/hubfs/doctor-writing-about-routine-medical-checkup.jpg" ],
  "mainEntityOfPage" : {
    "@id" : "https://sibermate.com/id/hrmi/langkah-langkah-mencegah-kebocoran-data-pasien-di-era-digital",
    "@type" : "WebPage"
  },
  "publisher" : {
    "@type" : "Organization",
    "logo" : {
      "@type" : "ImageObject",
      "url" : "https://sibermate.com/hubfs/SiberMate%20Logo/Default@3x.png"
    },
    "name" : "SiberMate"
  }
}
```

```json
{
  "@context" : "https://schema.org",
  "@type" : "BreadcrumbList",
  "itemListElement" : [ {
    "@type" : "ListItem",
    "item" : "https://sibermate.com",
    "name" : "SiberMate",
    "position" : 1
  }, {
    "@type" : "ListItem",
    "item" : "https://sibermate.com/id/hrmi",
    "name" : "HRMI",
    "position" : 2
  }, {
    "@type" : "ListItem",
    "item" : "https://sibermate.com/id/hrmi/langkah-langkah-mencegah-kebocoran-data-pasien-di-era-digital",
    "name" : "Langkah-Langkah Mencegah Kebocoran Data Pasien di Era Digital",
    "position" : 3
  } ]
}
```